Kelebihan Dan Kekurangan Decking Kayu, Yuk Simak
kelebihan dan kekurangan decking kayu – Decking adalah material lantai yang biasanya digunakan untuk area outdoor, dengan tujuan menambah estetika pada area eksterior rumah. Penerapannya bisa di area samping kolam, balkon, taman dan lain sebagainya.
Bagi Anda yang ingin menggunakan decking kayu, ada baiknya kenali dulu kelebihan dan kekurangannya. Agar pada saat membeli Decking kayu untuk hunian, Anda tidak menyesal dikemudian hari.
Kelebihan Decking Kayu

Selain menambah estetika, decking kayu juga memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya layak dipertimbangkan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Daya Tahan yang Kuat
Salah satu alasan utama decking kayu banyak dipilih adalah ketahanannya. Dengan material yang tepat, seperti decking kayu ulin, merbau, atau bengkirai, decking mampu bertahan hingga puluhan tahun. Kayu-kayu tersebut dikenal tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem dan serangan rayap, sehingga menjadikannya solusi lantai outdoor yang awet dan kokoh.
2. Memberikan tampilan visual yang Indah

Secara estetika, decking kayu menawarkan keindahan alami yang sulit ditandingi material lain. Corak dan warna kayu menghadirkan nuansa hangat dan mewah, sehingga dapat meningkatkan nilai visual rumah Anda. Misalnya, kayu ulin terkenal dengan teksturnya yang unik dan warna elegan, menjadikan area outdoor terlihat lebih menawan.
3. Keamanan Terjamin, Jika Terpasang Di Daerah Kolam Renang

Decking kayu juga sangat cocok dipasang di pinggiran kolam renang. Teksturnya yang sedikit kasar membantu mengurangi risiko terpeleset akibat cipratan air. Selain itu, adanya celah pada pemasangan decking memungkinkan air mengalir dengan baik sehingga tidak menggenang di permukaan lantai. Dengan begitu, selain indah, decking juga memberi rasa aman bagi pengguna.
4. Proses Pemasangan Mudah
Dibandingkan beberapa jenis lantai lainnya, pemasangan decking kayu relatif lebih mudah dan cepat. Hal ini membuatnya menjadi pilihan ideal bagi Anda yang ingin merenovasi area outdoor tanpa membutuhkan proses yang terlalu rumit.

Apalagi bila Anda menggunakan Decking kayu Tile yang didesain secara khusus tinggal pasang menggunakan sistem klip.
Selengkapnya : HARGA MURAH! Decking Tile Untuk Aplikasi Taman Outdoor
5. Nilai Investasi Jangka Panjang
Meskipun harga awal decking kayu relatif lebih tinggi dibandingkan material lain, bila dihitung dalam jangka panjang justru lebih ekonomis.
- Durabilitas tinggi: Dengan usia pakai hingga puluhan tahun, biaya perawatan tahunan jauh lebih rendah dibandingkan mengganti lantai secara berkala.
- Meningkatkan nilai properti: Properti dengan lantai kayu outdoor cenderung lebih bernilai di pasaran.
- Efek psikologis positif: Kehadiran kayu memberikan kenyamanan emosional yang meningkatkan kualitas hidup penghuni rumah.
Kelemahan Decking kayu

Selain kelebihan, saya akan menguraikan secara detail berbagai kelemahan decking kayu, baik dari segi teknis, perawatan, hingga biaya. Tujuannya bukan untuk membuat Anda ragu, melainkan agar Anda bisa mempertimbangkan dengan bijak, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan tempat pemasangan.
1. Rentan Terhadap Perubahan Cuaca
Kayu adalah material alami yang sifatnya hidup dan dinamis. Hal ini membuat decking kayu sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.
- Panas terik dapat membuat kayu memuai, retak rambut, atau warnanya memudar seiring waktu.
- Hujan terus-menerus membuat decking lembap, sehingga berisiko ditumbuhi lumut, jamur, atau bahkan lapuk bila tidak dilindungi dengan finishing yang tepat.
- Kelembaban udara tinggi (seperti di wilayah tropis Indonesia) mempercepat proses pelapukan, terutama pada kayu dengan kualitas rendah.
Artinya, tanpa perlindungan dan perawatan rutin, decking kayu bisa kehilangan performa dan tampilannya jauh lebih cepat dari perkiraan.
2. Membutuhkan Perawatan Ekstra

Berbeda dengan lantai keramik atau beton, decking kayu memerlukan perhatian khusus. Beberapa perawatan yang wajib dilakukan antara lain:
- Pembersihan rutin: Menyapu daun, debu, atau kotoran yang menempel agar tidak merusak permukaan.
- Pencucian berkala: Menggunakan air dan sabun khusus untuk menghindari penumpukan jamur atau lumut.
- Pelapisan ulang (coating atau finishing): Minimal setahun sekali untuk menjaga warna dan melindungi kayu dari kelembaban.
Tanpa perawatan ini, decking kayu bisa menjadi licin, kusam, dan berumur pendek. Bagi sebagian orang, tingkat perawatan yang tinggi ini dianggap merepotkan.
3. Risiko Licin pada Area Basah
Meskipun decking kayu memiliki tekstur yang relatif kasar, area outdoor yang sering terkena air tetap memiliki risiko licin, terutama bila permukaan ditumbuhi lumut. Kondisi ini paling sering terjadi pada decking di sekitar kolam renang atau taman yang selalu lembap.
Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat membahayakan keselamatan penghuni rumah, terutama anak-anak atau orang lanjut usia. Oleh karena itu, penggunaan decking kayu di area basah harus dibarengi dengan perawatan intensif dan pemilihan kayu berkualitas tinggi yang lebih tahan air.
Baca juga : Tips Memilih Decking Kayu Untuk Outdoor Biar Ga Rugi
4. Warna Memudar Seiring Waktu
Salah satu kelemahan decking kayu yang sering diabaikan adalah perubahan warna alami. Paparan sinar matahari dalam jangka panjang membuat warna kayu memudar, bahkan berubah menjadi keabu-abuan.
Bagi sebagian orang, tampilan natural yang weathered ini dianggap menarik. Namun, bagi yang menginginkan warna kayu tetap seperti awal, tentu membutuhkan perawatan ekstra dengan lapisan pelindung UV.
5. Biaya Material dan Pemasangan yang Tinggi

Dibandingkan dengan material lantai outdoor lain seperti keramik, batu alam, atau decking komposit (WPC), harga decking kayu relatif lebih tinggi.
- Material premium seperti kayu ulin, merbau, atau bengkirai bisa mencapai ratusan ribu rupiah per meter persegi.
- Biaya pemasangan juga cenderung lebih mahal karena membutuhkan tukang berpengalaman agar hasilnya rapi dan tahan lama.
Bagi sebagian orang, investasi awal ini bisa menjadi hambatan. Namun, bila dipelihara dengan baik, decking kayu sebenarnya bisa menjadi investasi jangka panjang yang sepadan.
Ini dia pembahasa kelebihan dan kekurangan decking kayu yang bisa Anda ketahui, sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan menggunakan decking kayu untuk area outdoor.

Anton adalah seorang Quality Control Pemasangan lantai kayu, decking, plafon, papan tangga dan Product kayu dekoratif lain dari KIOS PARQUET yang selalu memastikan pemasangan sesuai standar SOP, berkualitas dan bermutu tinggi. Paham betul struktur kayu, teknik pasang dan tajam dalam mengatasi masalah di lapangan.