Tikar Lantai: Hadirkan Kesan Natural dan Tradisional
Jenis bahan tikar lantai – Mulanya tikar menjadi salah satu alas duduk atau pelapis lantai yang paling umum digunakan oleh masyarakat.
Namun, popularitas tikar kian tergerus seiring dengan kehadiran karpet.
Meski demikian, peminat tikar sampai saat ini masih cukup banyak, terutama untuk mereka yang suka berpilnik di taman.
Terlebih sekarang tikar terbuat dari berbagai jenis bahan yang masing-masingnya memiliki ciri khas tersendiri.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis bahan tikar mending simak langsung ulasannya di bawah ini.
4 Jenis Bahan Tikar Paling Umum
1. Tikar Bahan Daun Pandan
Ini dia salah satu jenis bahan tikar yang memang sudah sejak dari dulu digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Bahan utamanya menggunakan daun pandan yang sudah dikeringkan, kemudian dibuat dengan cara dianyam secara manual atau menggunakan alat tradisional.

Keunggulan tikar bahan pandan terdapat pada aromanya yang khas, sehingga dapat menciptakan efek kesegaran alami.
Disisi lain, tikar pandan juga terbilang cukup sejuk saat digunakan. Ya, sebab ia memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga tidak akan terasa panas meski digunakan di siang hari.
Tentunya tikar pandan sangat ideal diaplikasikan untuk kegiatan santai, acara keluarga, atau kebutuhan adat setempat.
Akan tetapi, kelemahan tikar pandan terdapat pada sifatnya yang tidak terlalu tahan terhadap air.
Apabila sering terkena air atau kelembapan tinggi, maka tikar pandan bisa berjamur dan menjadi rapuh.
Oleh karenanya, penting untuk memberi perawatan secara berkala untuk menjaga kualitas tikar pandan secara keseluruhan.
Baca juga: Jenis Rumput Sintetis
2. Tikar Bahan Bambu
Jenis tikar ini terbuat dari bahan bilahan bambu tipis yang disusun dan dirangkai menggunakan benang atau kawat halus.
Dari segi tampilan, tikar bambu memang terlihat lebih rapi serta terkesan sangat natural.

Itu sebabnya, mengapa tikar bambu selalu diaplikasikan pada rumah yang bergaya tradisional maupun tropis.
Untuk tingkat ketahanannya, tikar bambu jauh lebih bagus dibandingkan bahan tikar. Bahkan, tikar bambu juga mudah dibersihkan.
Cara membersihkannya pun cukup dengan lap kering atau kain lembab, sehingga permukaannya akan Kembali bersih.
Namun, tekstur tikar bambu terasa lebih keras ketimbang tikar bahan daun pandan. Bagi Sebagian orang, mungkin teksturnya terasa kurang nyaman ketika duduk diatasnya dalam waktu yang lama.
Tak hanya itu, tikar bambu juga kerap terasa dingin saat digunakan pada malam maupun pagi hari.
3. Tikar Bahan Vinyl
Untuk anda yang menyukai tikar dengan tampilan modern, maka bahan vinyl merupakan pilihan yang paling tepat.

Material ini berupa plastik sintetis yang dibuat menyerupai anyaman tradisional. Adapun keunggulan tikar vinyl terdapat pada ketahanannya terhadap air dan mudah dirawat.
Selain tahan terhadap air, tikar Vinyl juga cepat kering yang membuatnya tidak mudah berjamur.
Artikel Serupa: Ini Alasan Lantai Vinyl Banyak Disukai
Tentunya tikar ini ideal digunakan untuk acara di area outdoor, seperti piknik, bakar-bakar dihalaman rumah, atau dijadikan alas di area dapur.
Bahkan yang lebih menariknya lagi, tikar Vinyl tersedia kedalam berbagai varian warna dan motif yang dapat anda pilih sesuai selera.
Akan tetapi, tikar vinyl akan terasa cukup panas ketika terkena paparan sinar matahari langsung.
Tak hanya itu, kualitas tikar Vinyl juga tergantung pada harga. Ya, tikar vinyl dengan harga yang murah biasanya lebih tipis dan mudah rusak.
4. Tikar Bahan Rotan
Selanjutnya ada jenis tikar dari bahan rotan yang memiliki nilai estetika tinggi. Ya, tikar ini kerap digunakan sebagai elemen dekorasi sekaligus alas duduk.
Karakteristik tikar rotan meliputi daya tahannya yang bagus dan lentur, sehingga ia terasa lebih kokoh namun masih tetap nyaman digunakan.

Secara visual, tikar rotan memiliki tampilan yang begitu berkelas dan elegan. Pasalnya, tekstur anyamannya dapat menciptakan kesan hangat sekaligus natural.
Tikar rotan sangat cocok diaplikasikan di dalam ruangan maupun semi-outdoor seperti teras, balkon, dan sebagainya.
Terlebih jika diberi perawatan yang tepat, sehingga daya tahan tikar rotan bisa jadi dua kali lipat lho.
Namun, tikar rotan cukup rentan terhadap kelembapan air dan paparan air yang intens.
Nah, itu dia beberapa jenis bahan tikar yang bisa anda pilih untuk dijadikan alas lantai maupun dekorasi interior rumah.

Anton adalah seorang Quality Control Pemasangan lantai kayu, decking, plafon, papan tangga dan Product kayu dekoratif lain dari KIOS PARQUET yang selalu memastikan pemasangan sesuai standar SOP, berkualitas dan bermutu tinggi. Paham betul struktur kayu, teknik pasang dan tajam dalam mengatasi masalah di lapangan.