Membandingkan kelebihan dan kekurangan lantai kayu dengan jenis lantai lain

Kiosparquet.com – Seperti kita ketahui jenis penutup lantai banyak macamnya,ada lantai tegel,lantai keramik,lantai teraso,lantai marmer dan yang sedang trends adalah lantai kayu (parquet).

kelebihan dan kekurangan lantai kayu dengan yang lainnya
Pada kesempatan ini Kios parquet dot com mencoba mengulas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis penutup lantai tersebut.
  •  Lantai tegel. Jenis lantai ini terbuat dari campuran semen dan pasir. Jenis lantai ini memberikan udara dingin/sejuk,sesuai untuk iklim tropis seperti di Indonesia. Harganya terbilang murah dan pemasangannya cukup mudah. Kekurangan lantai tegel adalah jika terkena asam/cuka sulit untuk dibersihkan.
  • Lantai keramik. Jenis lantai ini paling banyak digunakan. Terdapat beraneka ragam warna,corak dan ukuran. Harganya terjangkau,perawatan tidak ribet,tidak mudah tergores,tidak mudah kusam,kotoran yang sudah mongering dapat dibersihkan dengan mudah. Kekurangannya : Ukurannya kadang tidak sama meskipun dalam satu dus,bagian sisi-sisinya berpinggul jika sudah terpasang terlihat lebih besar pada bagian nat nya.
  • Lantai Teraso. Jenis lantai ini terbuat dari semen dan pasir pada bagian atasnya dilapisi bahan campuran kulit kerang laut dan pecahan marmer,sebagai corak dan teksturnya. Kekurangnya jika terkena air mudah berlumut.
  • Lantai Marmer. Jenis lantai ini terbuat dari marmer yang terdapat di alam berupa bongkahan batu lalu diolah dipabrik pengolahan marmer dengan dibentuk menjadi lempengan yang kemudian dijadikan penutup lantai. Tampilan marmer sangat mewah,sebanding dengan harganya yang mahal. Harga marmer menjadi mahal karena terbuat dari proses alam yang cukup lama dan proses pembuatan yang sulit dan rumit. Kelebihan lantai marmer : Ukuran tidak terbatas,tidak mudah melenting,tersedia ukuran yang lebih besar agar terlihat ruangan minimalis menjadi lebih luas,tahan api,mampu menahan beban berat. Kekurangannya : Lantai marmer sulit dibersihkan jika terkena cairan berwarna seperti kopi,teh atau tinta. Cairan tersebut akan mudah meresap dan sulit dibersihkan,marmer dari pabrikan baru setengah jadi,jika sudah terpasang harus dipoles lagi agar mengkilap,harganya masih mahal,marmer dapat berlumut jika tidak lakukan perawatan khusus dan warnanya akan pudar jika terkena sinar matahari langsung secara terus menerus.
  • Lantai kayu. Lantai jenis ini terbuat dari kayu alam,jenis kayu yang digunakan harus kuat,anti rayap dan keras. Jenis kayu yang biasa digunakan untuk lantai adalah kayu Merbau,kayu Jati,kayu Bengkirai,kayu Ulin,kayu Kruing,kayu Momala,kayu Hapea,kayu Sonokeling. Dilihat dari ukurannya,lantai kayu terbagi menjadi : lantai kayu parket,flooring dan mini flooring dapat diaplikasikan untuk area indoor maupun outdoor. Kelebihan lantai kayu : tahan lama jika dirawat sesuai petunjuk,mudah diperbaiki (tinggal dibongkar pasang),motif kayu alami yang menjadi daya tarik tersendiri,lantai lebih hangat suhu ruangan menjadi stabil,menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Kekurangannya : Mudah tergores,rusak karena lembab (tidak dianjurkan memasang lantai kayu parket di area kamar mandi),ketika terjadi perubahan suhu dapat memuai atau menyusut,proses pemasangan memakan waktu lama dari mulai pengamplasan,pewarnaan dan finishing.

Untuk info penjualan dan harga lantai kayu silahkan hubungi Yosep 08121001419

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: