Mengenal Perbedaan Produk Lantai Kayu

Menyikapi banyaknya pertanyaan yang sampai ke meja Kami mengenai perbedaan produk lantai kayu, maka pada artikel ini perlu dibahas apa saja jenis produk lantai kayu yang beredar di pasaran dan manakah yang kualitasnya paling baik.

Semoga informasi ini bisa membantu anda, sehingga dengan begitu anda bisa menentukan secara yakin produk manakah yang menurut anda cocok untuk digunakan di rumah anda, baik itu dari segi kualitas maupun dari segi harga.

macam macam lantai kayu parket

Banyak sekali ragam produk lantai kayu yang beredar di pasaran dengan nama yang berbeda-beda, juga peruntukkan yang berbeda-beda yang terkadang membuat kita bingung untuk menentukan pilihan

Baiklah, mari kita ke pokok bahasan!

Lantai kayu terdiri dari dua peruntukkan yaitu peruntukkan di gunakan pada area indoor atau dalam ruang, dan lantai kayu untuk digunakan di area outdoor atau diluar ruang

Produk lantai kayu yang khusus untuk digunakan di dalam ruang terdiri dari beberapa jenis antara lain:

  • Lantai kayu parket
  • Lantai kayu flooring
  • Lantai kayu laminate
  • Lantai kayu vinyl
  • Lantai kayu engineer

Sedangkan lantai kayu yang khusus untuk digunakan di area outdoor dinamakan Decking. Decking itu sendiri terdiri dari dua jenis produk yaitu:

  • Decking kayu solid
  • Decking WVC

Lantai kayu dumai

Apa itu Lantai Kayu Parket?

Lantai Kayu Parket adalah salah satu produk untuk pelapis lantai yang di buat dari kayu asli, berbentuk potongan kecil-kecil mulai dari lebar 2cm hingga 6cm, tebalnya mulai 1cm hingga 1,5cm, dan panjangnya mulai dari 15cm hingga 60cm. Namun ukuran standar yang paling banyak digunakan dan di produksi secara berkala hanya tiga jenis ukuran saja yaitu

  • 1,2cm x 5cm x 20cm
  • 1,2cm x 5cm x 25cm
  • 1,2cm x 5cm x 30cm

Itulah ketiga jenis ukuran yang sudah di produksi sejak 20 tahun yang lalu hingga sekarang, artinya jika 20 tahun yang lalu anda memasang lantai kayu dirumah anda dengan ukuran ini, maka jika sekarang anda butuh produk yang sama untuk menambal-nambal yang mungkin rusak, anda bisa mendapatkannya dengan mudah, karena ukuran itu pulalah yang selama ini banyak di ekspor keluar negri secara berkala.

Adapun jenis kayu yang banyak digunakan untuk membuat lantai kayu parket ini antara lain: Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Sonokeling, Kayu Bengkirai, Kayu Kruing, Kayu Kempas, dan Kayu Ulin, namun dari jenis-jenis kayu tersebut yang paling laku di pasaran dan di produksi secara berkala hanya tiga jenis kayu saja yaitu kayu jati, kayu merbau, dan kayu ulin, karena hanya dua jenis kayu ini sajalah yang paling baik dari segi kualitas dan juga dari hasil tampilan setelah tepasang, maka akhirnya jenis kayu lain selain kayu jati, kayu merbau dan kayu ulin tersingkir dari pasaran.

Apa Itu Lantai Kayu Flooring?

Lantai kayu flooring adalah sama juga halnya dengan lantai kayu parket yang terbuat dari bahan kayu asli yang diolah dengan cara di belah kemudian di potong-potong sesuai ukuran tertentu, kemudian di open untuk di keringkan, kemudian di masukkan ke dalam mesin moulding dan jadilah dia produk lantai kayu, yang membedakan antara lantai parket dan lantai flooring adalah dari segi ukuran, jika standar ukuran parket 1,2x5x20-30cm, maka ukuran flooring lebih lebar dan lebih panjang dari ukuran parket tersebut, Ukuran standar lantai kayu Flooring adalah 1,5 cm x 9 cm x 30 cm – 120 cm.

Kayu yang biasa dibuat untuk lantai kayu flooring inipun sama dengan kayu yang biasa di buat untuk lantai parket yaitu: Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Sonokeling, Kayu Bengkirai, Kayu Kruing, Kayu Kempas, dan Kayu Ulin, namun dari jenis-jenis kayu tersebut yang paling laku di pasaran dan di produksi secara berkala juga sama hanya tiga jenis kayu saja yaitu kayu jati, kayu merbau, dan kayu ulin, karena memang hanya tiga jenis kayu itu sajalah yang paling baik dari segi kualitas dan juga dari hasil tampilan setelah tepasang, hingga akhirnya jenis kayu lain selain ketiga kayu tadi tersingkir dari pasaran.

lantai kayu flooring jati
lantai kayu parket
lantai kayu flooring merbau

Apa Itu Lantai Kayu Laminate?

Laminate flooring (lantai kayu laminasi) adalah salah satu produk pelapis lantai bermotif kayu, terbuat dari serbuk kayu yang di press menggunakan mesin high pressure dan bahan-bahan kima hingga menjadi lembaran-lembaran papan.

Kita sudah mengenal papan serbuk kayu ini pada produk furniture (Lemari,Meja,Meja belajar,Meja TV dll) yang disebut MDF singkatan dari Medium Density Fiber, Bedanya khusus pembuatan produk lantai kayu laminate atau laminasi di press dengan menggunakan mesin technology tinggi hingga menjadi papan berkualitas yang di sebut HDF (high Density Fiber)

Kemudian lembaran-lembaran papan ini di potong-potong dengan ukuran tertentu dan dibentuk sesuai dengan desain tertentu dengan cara di tambahkan struktur double klik untuk memudahkan dalam proses pemasangan, selanjutnya di salah satu bagian permukaannya di diberi lapisan plastic printing motif kayu dan terakhir di laminating.

Ukuran standar dari lantai kayu laminated adalah 0,8cm x 19,9cm x 119cm

lantai kayu laminate

Jadi lantai kayu laminate ini permukaannya bukanlah kayu asli melainkan printing motif kayu sehingga mendapatkan hasil tampilan yang seragam ketika terpasang, dan cara pemasangan serta perawatannyapun berbeda dengan lantai kayu solid.

Karena motif kayunya dibuat dengan cara printing, maka terdapat banyak sekali pilihan motif dan warna dari produk lantai kayu laminate ini

Apa Itu Lantai Kayu Vinyl?

Lantai Kayu Vinyl ahir-ahir ini cukup populer di pencarian google di Indonesia seolah-olah menggambarkan bahwa lantai vinyl ini sedang booming dicari masyarakat banyak, padahal kenyataannya tidaklah seperti itu.

Setelah kita mengetahui bahwa sebenarnya lantai vinyl motif kayu ini bukanlah sejenis lantai kayu, melainkan sebuah produk yang terbuat dari PVC singkatan dari Poly Vinyl Chloride, sejenis lembaran karet yang salah satu permukannya di printing dengan motif kayu.

Cara pemasangannya cukup di lem dan di tempelkan ke permukaan lantai, bisa diatas lantai acian dan bisa juga diatas lantai keramik

Lantai Vinyl motif kayu di produksi dan di pasarkan sebagai pilihan alternatif bagi yang menginginkan lantai kayu namun terkendala dengan harga, karena harga lantai vinyl ini jauh lebih murah di banding harga lantai kayu asli, namun dari segi tampilan tak kalah mewahnya dengan kayu asli, akan tetapi dari segi kekuatan lantai vinyl ini sangat terbatas, juga dari segi kenyamanan ketika di injak, lantai kayu asli akan terasa lebih aman dan nyaman.

Apa Itu Lantai Kayu Engineer?

Lantai Kayu Engineer adalah sebuah terobosan inovasi yang cukup menakjubkan, dimana rancangan ini bisa memenuhi kebutuhan pasar dengan keterbatasan bahan baku yang tersedia.

Lantai kayu engineer di rancang dengan cara menggabungkan bahan baku yang berkualitas akan tetapi ketersediaannya sangat terbatas, atau motif kayu yang bagus akan tetapi kualitasnya lemah untuk di buat produk lantai kayu.

Sebagai contoh adalah kayu mahogany atau kayu mahoni (dalam bahasa Indonesia) merupakan jenis kayu yang memiliki tampilan yang memukau, akan tetapi kualitas kayu mahoni ini sangat lemah karena kayu mahoni terlalu empuk dan mudah keropos jika di produksi untuk lantai kayu, maka satu-satunya cara adalah dibuat lantai kayu type engineer.

Atau contoh lainnya adalah kayu ebony makassar. Kayu ebony adalah salah satu jenis kayu yang di hasilkan dari Makassar Sulawesi Selatan, memiliki tampilan yang sangat bagus dan memukau, juga memiliki kualitas yang sangat baik akan tetapi ketersediaan bahan bakunya sangat sedikit, maka satu-satunya cara adalah dibuat lantai kayu type engineer.

Bagaimana cara membuat lantai kayu engineer?

Cara membuat lantai kayu engineer ini cukup rumit dan melalui tahapan yang cukup panjang, dan hanya bisa dikerjakan dengan menggunakan mesin berteknologi tinggi. Caranya yaitu kayu-kayu yang akan di buat engineer ini di buat veneer dengan cara di iris tipis-tipis sekira 1-hingga 3mm (sesuai kebutuhan) dengan presisi dan akurasi yang tinggi.

Setelah menjadi lembaran vineer, maka veneer ini di tempelkan di atas permukaan lembaran Plywood atau sejenis kayu lapis (multyplek) yang berkualitas tinggi, dengan menggunakan bahan lem yang berkualitas, kemudian di press dengan menggunakan mesin high pressure.

Setelah lembaran veneer ini menyatu dengan papan plywood, kemudian papan ini di potong-potong sesuai kebutuhan, selanjutnya dimasukkan ke dalam mesin moulding untuk mendapatkan ukuran tertentu, dan setelah keluar dari mesin moulding maka jadilah dia produk lantai kayu engineer, akan tetapi masih dalam keadaan mentah, maka sebelum di pasarkan lantai kayu engineer ini terlebih dahulu di finishing dengan menggunakan mesin UV Coating sehingga menghasilkan coating yang halus dan berkualitas tinggi.

Apa Itu Lantai Kayu Decking?

Lantai Kayu Decking adalah salah satu produk kayu untuk penutup lantai yang secara khusus untuk digunakan pada area outdoor atau area di luar ruang yang kondisinya terbuka yang terkadang di bakar panas matahari dan terkadang di guyur hujan.

lantai kayu decking

Produk lantai kayu decking di rancang sedemikian rupa, dengan ukuran tertentu yang di sesuaikan dengan proporsi kestabilan kayu, juga di produksi dari jenis kayu yang sudah teruji memiliki kualitas dan kestabilan yang baik agar bertahan lama di berbagai cuaca,baik itu cuaca panas maupun hujan. Standar produksi decking kayu adalah 1,9x9x180-390cm.

Adapun beberapa jenis kayu yang sudah teruji baik untuk digunakan lantai kayu decking dan sudah banyak diproduksi antara lain: Decking Kayu Ulin, Decking Kayu Bengkirai, Decking kayu kruing, Decking kayu merbau, dan Decking kayu kempas. Itulah jenis-jenis kayu yang memang sudah teruji kualitasnya.

decking kayu bengkirai

Informasi lainnya yang mungkin berguna bagi anda yaitu bagaimana perbedaan tampilan lantai kayu Jati, lantai kayu Merbau dan lantai kayu Sonokeling

Ciri warna

  • Kayu Jati berwarna kuning kecoklatan dan serat mengembang
  • Kayu Merbau berwarna kemerahan dengan serat garis kecil-kecil
  • Kayu Sonokeling berwarna hitam (sesuai dengan namanya) dan seratnya mirip kayu Jati yaitu mengembang.

Kualitas dan harga

  • Kayu Sonokeling paling mahal,stock terbatas dan susah didapat,pertmbuhan sangat lambat maka wajar jika kayu sonokeling menduduki peringkat pertama untuk urusan harga.
  • Kayu Jati banyak dibudidayakan baik perorangan maupun oleh pemerintah melalui PERHUTANI. Harganya sedikit murah dibawah harga kayu sonokeling,tidak susah mencari produk kayu Jati.
  • Kayu Merbau lebih murah lagi,tampilan kayu Merbau tidak se eksotis kayu Sonokeling ataupun Jati. Kayu Merbau berwarna kemerahan dengan serat lurus.

Perbedaan lantai kayu Jati Grade A dan Grade B

  • Lantai kayu Jati Grade A warna dominan cokelat dan warna putih hanya 10% saja
  • Lantai kayu Jati Grade B warna cokelat dan warna putih 50%:50%

Demikianlah perbedaan-perbedaan yang ada di produk lantai kayu,semoga menambah pengetahuan tentang produk lantai kayu sebelum membeli.

Cek harga lantai kayu terbaru 2020

Tinggalkan Balasan