kayu maple

Kayu Maple: Jenis Kayu Import Terlaris di Indonesia

Kayu maple – Berbicara soal jenis kayu dengan kualitas tinggi dan berestetika tinggi, tentu kayu maple menjadi salah satunya.

Ya, kayu ini memiliki tampilan yang terlihat elegan dan mewah, sehingga ideal digunakan untuk kebutuhan furniture maupun dekorasi interior.

Tak hanya unggul dari segi tampilan, bahkan tingkat kekuatan dan ketahanan kayu maple juga terbilang cukup baik.

Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar Kayu Maple mending simak langsung penjelasannya di bawah ini.

Asal Usul Kayu Maple

Kayu Maple berasal dari pohon acer yang tumbuh subur di Kawasan Amerika Utara, Kanada, hingga sebagian Eropa.

asal usul kayu maple

Kabarnya, terdapat 120 lebih spesies pohon maple yang tersebar di dunia, namun tidak semuanya dijadikan untuk kebutuhan industri kayu.

Adapun jenis kayu maple yang umumnya digunakan seperti Hard maple dan Soft maple.

Hard maple memiliki tekstur yang lebih padat, berwarna terang, serta kokoh yang membuatnya cocok untuk kebutuhan konstruksi bangunan.

Sedangkan soft maple cenderung bertekstur lunak, sehingga kerap digunakan untuk pembuatan furniture dan komponen interior lainnya.

Baca juga: Pemanfaatan Kayu Rengas Untuk Berbagai Bidang

Karakteristik Kayu Maple

Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa setiap jenis kayu memiliki karakteristik yang menjadi ciri khasnya, begitu juga dengan kayu maple.

karakteristik kayu maple

Secara visual, Kayu Maple mengusung warna terang seperti putih, krem, kuning pucat, serta cokelat muda.

Bahkan, ada pula variasi unik dengan corak yang berbentuk gelombang atau berbintik sehingga terkesan lebih premium.

Ia memiliki serat halus dan rapat yang membuat permukaannya terlihat bersih, elegan, sekaligus mudah difinishing menggunakan cat transparan.

Dari segi kekekerasan, Kayu Maple memang lebih keras jika dibandingkan dengan kayu oak.

Kayu Maple memiliki bobot sedang sampai berat, sehingga membuat strukturnya cukup stabil dan kokoh.

Meski tidak sekokoh kayu ulin maupun jati dalam ketahanan terhadap rayap, namun Kayu Maple masih tetap cukup kuat jika diberi finishing yang tepat.

Pemanfaatan Kayu Maple

Dalam bidang furniture kayu maple biasanya digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kursi, meja, lemari, rak penyimpanan, ranjang, dan sebagainya.

pemanfaatan kayu maple

Tak hanya furniture, bahkan kayu maple juga kerap dimanfaatkan untuk bahan lantai kayu solid karena tampilannya yang berestetika dan berkualitas tinggi.

Beralih ke dekorasi interior, para produsen mengandalkan kayu maple sebagai bahan pembuatan panel dinding, list kayu, serta kitchen set.

Di negara asalnya, kayu maple sering dijadikan produk perabotan rumah tangga seperti talenan, mangkuk, sendok, dan peralatan dapur lainnya.

Begitu pun dalam industri musik, yang mana kayu maple ideal digunakan untuk pembuatan gitar, ukulele, biola, hingga drum.

Keunggulan Kayu Maple

Berkat tampilan visualnya yang cenderung berwarna terang, kayu maple dapat menghadirkan kesan bersih, modern, dan elegan yang cocok untuk furniture dan dekorasi interior.

Terlebih teksturnya yang tidak terlalu keras, sehingga kayu maple ideal digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konstruksi, mebel, hingga kerajinan.

Dengan teksturnya yang halus, kayu maple bisa dengan mudah dipoles, dicat, atau diberi lapisan pelindung.

Untuk jenis hard maple, ia memiliki karakteristik yang tahan terhadap goresan sekaligus mampu menahan beban berat.

Itu sebabnya, mengapa jenis hard maple sering diandalkan untuk kebutuhan lantai kayu di area dengan lalu lintas tinggi.

Kekurangan Kayu Maple

Dibalik keunggulannya, terdapat juga berbagai kekurangan kayu maple yang harus diketahui.

Kekurangan pertama, kayu maple tidak terlalu tahan terhadap pengaruh cuaca ekstrim seperti paparan sinar matahari dan air hujan.

Selain itu, kayu maple juga cukup rentan terhadap serangan rayap maupun hama kayu lain.

Sehingga kayu maple dinilai kurang cocok untuk kebutuhan furniture outdoor, serta harus diberi finishing khusus pelindung.

Disisi lain, proses pengerjaan kayu maple membutuhkan peralatan khusus karena teksturnya yang cukup keras, sehingga tidak bisa dipotong menggunakan gergaji manual.

Kekurangan kayu maple berikutnya, yakni harganya yang relatif mahal karena bukan berasal dari Indonesia.

Berapakah Harga Kayu Maple?

harga kayu maple

Sebenarnya harga kayu maple memang cukup bervariasi karena akan dibedakan berdasarkan jenis, ukuran, serta kualitasnya.

Untuk jenis hard maple biasanya dibanderol dengan kisaran harga Rp 18 juta – Rp 25 juta per kubik, sedangkan jenis soft maple berada dikisaran Rp 12 sampai Rp 18 juta per kubik.

Baca juga: Harga Papan kayu Trap Tangga Jati & Merbau

Harga tersebut berlaku untuk kayu maple dalam bentuk mentah atau gelondongan.

Lain halnya dengan kayu maple dalam bentuk solid (kayu utuh) ukuran panjang 250 cm yang dibanderol sekitar Rp 100 ribuan per batang.

Kayu maple yang sudah diolah dalam bentuk veneer (ukuran panjang 14 cm x 115 cm dan tebal 0,6 mm) biasanya dijual sekitar Rp 18 ribuan per lembar.

Adapun furniture seperti meja yang berbahan kayu maple dibanderol dengan kisaran harga mulai dari Rp 188 ribu hingga Rp 12 jutaan lho.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan produk-produk dari kayu maple?

Similar Posts