Finishing Lantai Kayu: 4 Bahan Terbaik & Daftar Harganya
Finishing Lantai Kayu – Pada saat memasang lantai kayu, terutama jenis lantai kayu solid, salah satu bagian yang tidak boleh dilewatkan adalah Finishing. Proses Finishing ini yang menentukan seberapa meingkilap, tahan gores, tahan air dan tahan terik panas mataharinya sebuah lantai kayu.
Fakta lainnya, product cat Finishing lantai kayu berbeda dengan bahan finishing furniture, sehingga jangan asal pilih dan gunakan bahan finishing. Dari pada Anda salah memilih cat Finishing lantai kayu, kami Kios parquet akan membagikan beberapa jenis dan daftar harga finishing lantai kayu disini.
Konsultasikan kebutuhan lantai kayu bersama kami
Andri : 0812 6441 967
Table of Contents
Mengenal Finishing Lantai Kayu

Secara sederhana, finishing lantai kayu adalah proses memberikan lapisan pelindung di atas permukaan kayu agar lebih awet, tahan gores, dan tampil menawan. Tujuannya bisa untuk mempercantik, juga melindungi kayu dari kelembapan, jamur, rayap, dan abrasi akibat penggunaan sehari-hari.
Bayangkan saja: lantai kayu yang belum difinishing ibarat tubuh tanpa kulit pelindung. Cepat kusam, mudah kotor, dan gampang rusak. Finishing memberi perlindungan sekaligus mempertegas karakter alami kayu, warna, serat, dan kilauannya.
Kenapa Finishing Itu Penting?
Beberapa orang berpikir lantai kayu alami sudah cukup kuat tanpa finishing. Padahal, finishing adalah investasi jangka panjang. Berikut alasan kenapa finishing tidak boleh dilewatkan:
- Perlindungan dari kelembapan
Kayu bersifat higroskopis (mudah menyerap air). Finishing membantu menutup pori kayu agar tidak cepat mengembang atau melengkung. - Menambah nilai estetika
Warna alami kayu jadi lebih tajam dan seratnya tampak lebih hidup. - Memudahkan perawatan
Lantai dengan finishing berkualitas lebih mudah dibersihkan dan tidak cepat kusam. - Tahan gores dan abrasi
Cocok untuk area dengan mobilitas tinggi seperti ruang tamu, studio olahraga, atau lobi hotel. - Menambah umur kayu
Finishing mencegah pelapukan dini, rayap, serta efek oksidasi alami yang membuat kayu berubah warna.
Baca juga : Kupas Kelebihan Kekurangan Lantai Kayu Sebelum Membelinya
Jenis Bahan Finishing Lantai Kayu
karena Finishing lantai kayu berbeda dengan bahan finishing Furnitur, maka ada baiknya, saat menggunakan bahan finishing lantai kayu, pilih diantara bahan finishing dibawah ini aja:
1. Melamine (Impra Melamine)

Jenis ini paling populer dan banyak digunakan oleh produsen lantai kayu di Indonesia.
Melamine menghasilkan tampilan glossy (mengkilap) yang menonjolkan warna alami kayu secara maksimal.
Kelebihan:
- Permukaan licin, halus, dan tampak mewah.
- Tahan gores, air, dan bahan kimia rumah tangga.
- Warna kayu jadi lebih tajam dan serat terlihat jelas.
- Cocok untuk area indoor seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar hotel.
Kekurangan:
- Kurang cocok untuk area outdoor (karena tidak tahan sinar UV langsung).
- Jika rusak, sulit diperbaiki sebagian, harus di-finishing ulang seluruhnya.
Produk finishing melamine lokal seperti Impra Melamine sudah terkenal berkualitas dan sering digunakan oleh pabrikan besar di Indonesia. Kami pun cukup sering menggunakan bahan Finishing lantai kayu ini.
2. Polyurethane (PU Finish)

Finishing berbasis polyurethane memiliki daya tahan lebih kuat dibanding melamine.
Biasanya digunakan untuk area yang aktivitasnya tinggi, seperti lapangan olahraga indoor, studio gym, atau ballroom.
Kelebihan:
- Daya tahan terhadap abrasi dan benturan sangat tinggi.
- Tahan lembap dan mudah dibersihkan.
- Memberikan hasil akhir yang bisa disesuaikan (glossy, semi-gloss, atau matte).
- Cocok untuk ruangan dengan lalu lintas tinggi.
Kekurangan:
- Waktu pengeringan lebih lama.
- Harganya relatif lebih mahal dibanding melamine.
- Jika diaplikasikan tanpa keahlian khusus, hasilnya bisa tidak rata.
Banyak lantai kayu lapangan basket profesional di Indonesia menggunakan finishing PU Water-Based karena daya tahannya yang tinggi.

Salah satu Product Finishing PU adalah : UPL atau Ultran Parquet Lack merupakan bahan finishing berbasis solvent premium buatan Indonesia yang dikenal sangat kuat dan tahan lama.
Bahan ini menghasilkan tampilan glossy elegan, cocok untuk lantai kayu jati, merbau, atau ulin.
UPL memiliki ketahanan tinggi terhadap goresan, gesekan, dan noda rumah tangga seperti tumpahan air atau minyak. Tak heran jika bahan ini sering digunakan pada lapangan olahraga indoor, ruang publik, atau hotel yang mengutamakan ketahanan maksimal.
3. Water-Based Coating

Finishing berbahan dasar air ini menjadi pilihan favorit untuk proyek eco-friendly. Tidak berbau menyengat dan lebih aman bagi lingkungan maupun penghuni rumah. Meski daya tahannya sedikit di bawah melamine, hasil tampilannya tetap memukau dan natural.
Kelebihan:
- Ramah lingkungan
- Aman bagi kesehatan
- Warna serat kayu tampak lebih alami
Kekurangan:
- Butuh waktu kering lebih lama
- Daya tahan terhadap air sedang
Salah satau Product Finishing waterbase yang ada adalah APL atau Aqua Parquet Lack adalah versi water-based dari UPL, yang lebih ramah lingkungan dan tidak berbau menyengat. Meskipun berbasis air, APL tetap memiliki perlindungan yang kuat dan tampilan natural. Cocok untuk penggunaan di hunian pribadi atau area dengan anak kecil dan hewan peliharaan.
Kelebihan APL:
- Aman untuk lingkungan dan penghuni rumah
- Tidak menimbulkan bau kimia
- Warna serat kayu tampak alami dan lembut
Gunakan APL jika kamu ingin menjaga keaslian warna kayu tanpa tampilan terlalu mengkilap — misalnya pada ruang tamu, kamar tidur, atau ruang keluarga bergaya natural.
4. UV Coating (Ultra Violet Coating)

UV Coating adalah teknologi finishing modern yang menggunakan sinar ultraviolet (UV) untuk mengeringkan dan mengeraskan lapisan cat atau pelindung pada permukaan lantai kayu. Berbeda dari jenis finishing konvensional yang membutuhkan waktu kering alami, UV Coating dapat mengering seketika setelah terkena paparan sinar UV, membuat proses produksi jauh lebih cepat dan efisien.
Finishing ini umumnya diterapkan pada lantai kayu pabrikasi atau engineered flooring karena dikerjakan di pabrik menggunakan mesin khusus. Setiap lapisan (biasanya terdiri dari 5–8 lapisan tipis) akan dikeringkan secara berurutan menggunakan sinar UV berintensitas tinggi, menghasilkan permukaan yang super keras, rata sempurna, dan sangat tahan gores.
Kelebihan:
- Kering seketika
- Daya tahan tinggi terhadap goresan
- Permukaan licin dan berkilau
Kekurangan:
- Membutuhkan alat khusus
- Tidak cocok untuk pengerjaan manual di lapangan
Daftar Harga Bahan Finishing Lantai Kayu

| Nama Produk | Kemasan / Jenis | Harga Jual (Rp) |
|---|---|---|
| Ultran EDL-601 Caramel 002 | 1 Liter | 129.000 |
| Ultran EDL-601 Twiligh Teak D501 | 1 Liter | 129.000 |
| Ultran EDL-601 Natural Satin | 1 Liter | 129.000 |
| UPL 77-E Clear Gloss | 3 Liter | 403.000 |
| UPL 77-E Semi Gloss | 3 Liter | 461.000 |
| UPL 77-E Clear Matt | 3 Liter | 461.000 |
| Impra ML-131 Clear Gloss | 1 Liter | 99.000 |
| Impra ML-131 Semi Gloss | 1 Liter | 99.000 |
| Impra ML-131 Clear Dop | 1 Liter | 99.000 |
| Impra MSS-123 | 1 Liter | 99.000 |
| Impra Wood Filler WF-115 Jati | 1 Kg | 55.500 |
| Impra Wood Filler WF-115 Kamper | 1 Kg | 55.500 |
| Impra Wood Filler WF-115 Merbau | 1 Kg | 55.500 |
| Impra Wood Filler SH-113 Teak | 1 Kg | 55.500 |
| Impra WS-162 B Cocoa Brown | 1 Liter | 95.000 |
| Impra WS-162 B Walnut Brown | 1 Liter | 95.000 |
| Impra WS-162 B SHP Brown | 1 Liter | 102.000 |
| Impra WS-162 Salak Brown | 1 Liter | 95.000 |
| PU Acrylic White | 1 Liter | 219.000 |
| Thinner GORI Hijau | 0,8 Liter | 31.000 |
| Thinner GORI Hijau | 4 Liter | 118.000 |
| Thinner Jerigen | 5 Liter | 371.000 |
Baca juga : Daftar harga Lantai Kayu Terbaru
Aplikasi Finishing Lantai kayu Agar Optimal
Dalam proses Finishing lantai kayu, bukan hanya prodduct berkualitas yang menentukan apakah finishing bertahan lama atau tidak, tapi bagaimana proses finishing itu dilakukan. Agar tidak salah, kami juga uraikan aplikasi Finishing lantai kayu agar optimal :
1) Tahap Persiapan Sebelum Finishing
Agar hasil maksimal, finishing tidak bisa dilakukan asal tempel cat. Berikut tahap penting yang harus dilakukan:
a. Pengamplasan (Sanding)
Ini tahap pertama dan paling krusial. Permukaan kayu harus benar-benar rata dan bebas dari debu atau bekas lem. Gunakan amplas bertahap dari kasar ke halus (umumnya dimulai dari grit 80, lalu 120, dan terakhir 180).
Tujuannya?
Untuk membuka pori kayu agar lapisan finishing meresap dengan sempurna.
b. Pembersihan Debu
Setelah diamplas, bersihkan semua debu halus menggunakan vacuum atau kain lembap. Debu yang tersisa akan membuat hasil finishing tampak berbintik dan tidak rata.
c. Kondisi Ruangan
Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik dan suhu stabil (sekitar 25–30°C). Hindari finishing di ruangan lembap karena dapat menyebabkan lapisan menggelembung.
Selengkapnya : Cara Memasang Lantai Kayu Parket & Video Lengkap
2) Pemilihan Jenis Bahan Finishing
Berikutnya adalah proses pemilihan. Untuk jenis bahan finishing sendiri sudah kami bahan diatas, silahkan pilih sesuai kebutuhan dan selera. Ada :
- UPL (Ultran Parquet Lack)
- APL (Aqua Parquet Lack)
- UV Coating
- Ultran Deck Lasur

UPL adalah product paling umum digunakan pada parquet lantai kayu, tapi anda bisa gunakan AP untuk opsi lebih ramah lingkungan, atau UV coating untuk proses lebih cepat. Sementara untuk area luar ruangan, anda gunakan Deck lasur.
3) Teknik Aplikasi Finishing Lantai Kayu
Setelah bahan siap, saatnya masuk ke proses aplikasinya. Ada beberapa teknik yang bisa dipilih sesuai jenis finishing-nya.

a. Aplikasi dengan Kuas atau Roller
Metode paling umum dan mudah dilakukan. Cocok untuk finishing APL dan UPL.
Gunakan kuas halus atau roller busa agar hasilnya rata. Aplikasikan tipis-tipis saja, tunggu kering, lalu amplas halus di antara lapisan (biasanya 2–3 lapis).
b. Aplikasi dengan Spray Gun
Teknik ini menghasilkan lapisan lebih rata dan halus, terutama untuk finishing UV atau high-gloss. Namun, butuh keahlian dan ruang kerja yang bersih agar tidak ada partikel debu menempel saat penyemprotan.
c. Metode Rendam atau Celup (Untuk Komponen Kecil)
Jarang digunakan untuk flooring, tapi efektif untuk bagian kayu kecil seperti lis, plint, atau kisi-kisi agar lapisan meresap sempurna ke seluruh permukaan.
4) Waktu dan Kondisi Pengeringan
Proses pengeringan tidak boleh terburu-buru. Untuk UPL dan APL, biarkan kering minimal 6–8 jam per lapisan sebelum menambah lapisan berikutnya. Untuk UV Coating, prosesnya instan dengan alat khusus. Sedangkan EDL Lasur perlu waktu kering alami sekitar 24 jam untuk hasil terbaik. Pastikan ruangan bebas debu selama masa pengeringan, karena debu yang menempel akan merusak hasil akhir.
Tahapan berikutnya : Cara Merawat Lantai Kayu Agar Awet Puluhan Tahun
Demikian pembahasan kali ini mengenai Finishing Lantai Kayu dari jenis-jenisnya, harga product serta cara aplikasi bahan Finishing terbaik dari kiosparquet.com.
Bingung Mulai dari mana? Konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami sekarang!
Andri : 0812 6441 967

Wijdan adalah pakar kayu dan flooring yang telah bekerja selama lebih dari 12 tahun di industri lantai kayu, decking outdoor, plafon kayu, dan konstruksi berbasis kayu solid. Ia telah menangani lebih dari 280 proyek perumahan, villa, hotel, dan area komersial di berbagai kota besar. Saat ini aktif menulis di Kios parquet
One Comment
Comments are closed.