6 Fakta Kayu Sonokembang yang Menarik Untuk Dibahas
Fakta kayu sonokembang – Berbicara soal material alami yang memiliki peranan penting dalam menunjang kebutuhan manusia, sudah pasti kayu adalah jawabannya.
Ya, material ini memang memiliki sifat multifungsi sehingga cocok untuk berbagai bidang, seperti konstruksi bangunan, furniture, kerajinan, dan lain sebagainya.
Di pasar lokal ada banyak sekali jenis-jenis kayu yang masing-masingnya mempunyai ciri khas tersendiri.
Salah satunya berupa kayu sonokembang. Di pasar internasional, kayu sonokembang lebih populer dengan nama Rosewood.
Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas berbagai fakta menarik dari kayu sonokembang.
6 Fakta Kayu Sonokembang
1. Asal Muasal Kayu Sonokembang
Pohon sonokembang memang tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia dan Sebagian Asia Selatan.
Untuk keberadaannya di Indonesia, pohon sonokembang banyak dijumpai di Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Sulawesi.

Namun, nama kayu sonokembang di setiap daerahnya memiliki penyebutan yang berbeda-beda.
Istilah kayu sonokembang lebih populer di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan di Jawa Barat lebih populer dengan nama Kayu Sono Luhur.
Sedangkan di Madura kayu ini dinamai kayu Sonobtris, di Bali Rosewood Bali, dan di Sulawesi dinamai Kayu Pasilander.
Pohon sonokembang dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 20 sampai 40 meter, serta batangnya yang berdiameter 2 meter.
Adapun usia pohonnya yang berkisar diatas 20 tahun, sehingga usia panennya terbilang lambat.
Baca juga: Karakteristik Kayu Kempas
2. Tekstur dan Karakteristik Kayu
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu daya tarik dari kayu sonokembang terdapat pada tekstur dan pola seratnya.

Pasalnya, ia mengusung warna cokelat tua hingga kemerahan dengan pola serat halus yang berlapis-lapis seperti lukisan alami.
Tentunya tampilan kayu sonokembang ideal digunakan untuk pembuatan furniture mewah yang bernilai estetika tinggi.
Disisi lain, kayu sonokembang memiliki tekstur yang sangat padat dan berbobot berat.
Sedangkan tekstur permukaannya terbilang halus yang membuatnya mudah diampelas maupun difinishing.
Bahkan yang lebih menariknya lagi, kayu sonokembang dapat mengeluarkan aroma wangi seperti bunga mawar lho.
Nah, karena aroma tersebutlah yang membuat kayu sonokembang dijuluki dengan nama Rosewood.
3. Tingkat Kekuatan dan Ketahanan
Menilai kualitas sebuah kayu memang tidak bisa lepas dari daya tahannya terhadap beban, serangan rayap, dan pengaruh cuaca ekstrim.
Kayu sonokembang termasuk kedalam kategori jenis kayu keras berkat tingkat kekuatannya yang cukup tinggi.

Ya, tingkat kekuatannya berada di kelas I dan ll yang mampu menahan beban berat, sehingga ideal digunakan untuk kebutuhan konstruksi tertentu.
Tingkat keawetannya termasuk kedalam kelas ll dan lll, sehingga kayu sonokembang membutuhkan perawatan khusus agar tahan terhadap pengaruh cuaca ekstrim.
Kendati tidak sekuat kayu ulin, namun kayu sonokembang masih tetap lebih bagus dibandingkan dengan kayu kelas menengah lainnya.
Saat digunakan untuk pembuatan bahan furniture, kayu sonokembang cenderung stabil serta tidak mudah melengkung.
Terlebih jika diberi perawatan dan finising yang tepat, sehingga furniture dari kayu sonokembang dapat bertahan puluhan tahun.
4. Memiliki Nilai Estetika yang Tinggi
Sebagaimana yang sudah disebutkan pada poin diatas tadi, bahwa tampilan visual kayu sonokembang dapat menciptakan nilai estetika yang tinggi.

Berkat pola seratnya yang bergelombang dengan perpaduan warna cokelat tua hingga kemerahan, tentunya kayu sonokembang terkesan lebih berkelas dan elegan.
Mengingat akan hal itu, maka tak heran jika kayu sonokembang selalu diandalkan untuk kebutuhan furniture maupun dekorasi interior premium.
Bahkan, kayu sonokembang merupakan pilihan paling tepat bagi mereka yang menyukai nuansa klasik.
Baca juga: Keunggulan dan Penggunaan Kayu Sonokeling di Industri Mebel Modern
5. Keunggulan dan Kekurangan Kayu Sonokembang

Pada dasarnya setiap jenis kayu memang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri, begitu pun dengan kayu Sonokembang.
Keunggulan:
- Memiliki tampilan berkelas yang cocok untuk dekorasi mewah dan elegan
- Kayu Sonokembang tidak mudah patah berkat teksturnya yang sangat padat dan keras
- Memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap serangan rayap dan jamur
- Kayu Sonokembang dapat dipoles sampai mengkilap melalui finishing alami
- Penggunaan kayu Sonokembang akan menghadirkan efek kesegaran berkat aroma khasnya yang seperti bunga mawar
Kekurangan:
- Harga kayu Sonokembang relatif mahal karena pertumbuhan dan usia panennya yang lambat
- Dikarenakan usia panennya yang lambat, tentunya kayu Sonokembang sulit dijumpai di pasaran
- Proses pemotongan kayu Sonokembang tidak bisa dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan peralatan khusus selama pengerjaannya
- Dengan teksturnya yang padat, tentunya kayu Sonokembang memiliki bobot yang cenderung berat
6. Pemanfaatan Kayu Sonokembang
Di Indonesia, kayu Sonokembang kerap digunakan untuk kebutuhan furniture interior maupun eksterior yang bernilai seni tinggi.

Tak hanya di dalam negeri, bahkan kayu Sonokembang di Eropa juga menjadi primadona untuk kebutuhan furniture.
Dalam bidang furniture, kayu Sonokembang biasa dibuat menjadi lemari ukiran, meja makan, kursi, tempat tidur, kusen pintu, lantai parket, hingga decking semi-outdoor.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena dekorasi yang terbuat dari kayu Sonokembang dapat menghadirkan kesan mewah dan natural.
Tak hanya bidang furniture, kayu Sonokembang juga selalu dipilih untuk pembuatan alat musik tertentu seperti gitar, biola, piano, kajon, dan sebagainya.
Begitu pun dalam bidang kerajinan tangan, yang mana kayu Sonokembang cocok digunakan untuk membuat patung, ukiran dekorasi, dan aksesoris berkelas lainnya.
Namun sayang, ketersediaan kayu Sonokembang sudah semakin langka. Sehingga beberapa daerah di Indonesia sudah mulai memberlakukan reboisasi guna menjaga populasinya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa selain unggul secara estetika, kayu Sonokembang juga memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat Indonesia.
Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai fakta-fakta menarik seputar kayu Sonokembang.

Anton adalah seorang Quality Control Pemasangan lantai kayu, decking, plafon, papan tangga dan Product kayu dekoratif lain dari KIOS PARQUET yang selalu memastikan pemasangan sesuai standar SOP, berkualitas dan bermutu tinggi. Paham betul struktur kayu, teknik pasang dan tajam dalam mengatasi masalah di lapangan.
One Comment
Comments are closed.