ciri khas lantai marmer

Pembahasan Lengkap Seputar Lantai Marmer

Ciri khas lantai marmer – Selain granit, marmer juga merupakan salah satu batuan alami yang kerap digunakan untuk dekorasi interior rumah, termasuk pelapis lantai.

Marmer berasal dari batu kapur yang terbentuk secara alami melalui proses metamorphosis akibat adanya tekanan dan suhu tinggi didalam bumi.

Sehingga proses tersebut dapat menghasilkan batuan dengan pola serat unik serta warna yang bervariasi, mulai dari putih, krem, hitam, abu-abu, dan sebagainya.

Berkat tampilan visualnya yang memukau, tentunya material ini cocok dijadikan sebagai bahan pelapis lantai yang berestetika tinggi.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi seputar lantai marmer mending simak langsung ulasan di bawah ini.

Ragam Jenis Lantai Marmer

jenis-jenis lantai marmer

1. Marmer Carrara

Marmer Carrara berasal dari daerah Venezia, Italia yang memiliki warna ciri khas putih keabu-abuan dengan urat halus.

Itu sebabnya, mengapa Marmer Carrara kerap diaplikasikan pada interior rumah bergaya klasik dan minimalis.

Baca juga: Jenis Lantai Teraso

2. Marmer Statuario

Meski sama-sama berasal dari Italia, namun Marmer Statuario memiliki tampilan warna yang lebih terang dengan pola urat tegas.

Sehingga tak heran jika harga Marmer Statuario lebih mahal dibanding dengan marmer Carrara.

3. Marmer Crema Marfil

Mengusung warna krem lembut dengan pola urat samar, jenis marmer asal Spanyol ini dapat menyuguhkan kesan kehangatan sekaligus elegan pada interior rumah.

4. Marmer Nero Marquina

Berbicara soal jenis marmer premium, maka Marmer Nero Marquina adalah jawabannya.

Ya, sebab jenis marmer ini mengusung warna dasar hitam pekat dengan perpaduan urat putih mencolok, sehingga dapat menciptakan kesan eksklusif dan dramatis.

5. Marmer Lokal

Meski harganya lebih murah, namun kualitas marmer lokal tidak kalah dengan marmer import lho.

Ada beberapa jenis marmer lokal yang paling laris dipasaran, seperti marmer Tulungagung, marmer Ujungpandang, marmer Lampung, dan Marmer Citatah.

Keunggulan dan Kekurangan Lantai Marmer

keunggulan kekurangan lantai marmer

Keunggulan:

  • Lantai marmer memiliki warna dan pola serat khas yang sulit tertandingi oleh material sintetis
  • Sehingga penggunaan lantai marmer dapat menciptakan kesan mewah, elegan, dan natural
  • Keunggulan lantai marmer terdapat pada kemampuannya yang dapat menyesuaikan suhu di lingkungan sekitar
  • Berkat tampilan visualnya yang menarik, tentunya penggunaan lantai marmer bisa meningkatkan nilai jual property yang membuatnya cocok dijadikan investasi jangka panjang
  • Melalui perawatan yang tepat, lantai marmer bisa bertahan hingga puluhan tahun tanpa mengurangi kilauan alaminya secara signifikan

Baca juga: Kelebihan Kekurangan Lantai Kayu

Kekurangan Lantai Marmer:

  • Dibandingkan dengan material keramik, lantai marmer memang menawarkan harga yang lebih tinggi
  • Sebenarnya lantai marmer rentan terhadap paparan noda asam seperti kopi, cuka, atau minuman bersoda, sehingga membutuhkan perawatan ekstra secara rutin
  • Disisi lain, lantai marmer juga memiliki bobot yang lebih berat serta tekstur permukaannya yang kerap licin saat terkena air
  • Ketika lantai marmer sudah mulai terlihat kusam, maka harus dilakukan pemolesan ulang yang membutuhkan biaya cukup mahal.

Cara Merawat Lantai Marmer

tips merawat lantai marmer

Seperti material lantai pada umumnya, yang mana lantai marmer juga harus dirawat untuk menjaga keindahan tampilan dan ketahanannya.

Akan tetapi, proses perawatan lantai marmer memang tidak semudah material keramik.

Adapun tips merawat lantai marmer yang harus diketahui seperti berikut:

1. Membersihkan Secara Rutin Dengan Pembersih Khusus

Perlu diketahui, lantai marmer memiliki pori-pori halus yang membuatnya lebih mudah menyerap cairan dan debu.

Oleh karena itu, penting bagi anda untuk membersihkan lantai marmer setiap hari dengan menggunakan kain lembut atau pel microfiber.

Namun, jangan gunakan cairan pembersih yang berbahan asam seperti cuka atau pemutih, karena ia bisa mengikis lapisan permukaan lantai marmer.

Jadi, pastikan anda memilih produk cairan pembersih khusus marmer agar lebih aman digunakan.

Baca juga: Mengenal Epoxy Lantai

2. Segera Bersihkan Saat Terkena Cairan

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa lantai marmer memiliki sifat yang mudah menyerap cairan.

Jika tumpahan noda cairan seperti kopi atau jus yang dibiarkan terlalu lama, maka bisa meresap kedalam pori-pori lantai marmer sehingga sulit untuk dibersihkan.

Sedari itu, segera bersihkan ketika lantai marmer terkena tumpahan cairan dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat.

Kemudian keringkan dengan lap kering agar tidak meninggalkan bercak air di permukaan lantai marmer.

3. Lapisi Dengan Alas Pelindung

Agar terhindar dari goresan akibat gesekan furniture maupun aktivitas harian, sebaiknya pasang alas pelindung pada kaki-kaki meja, kursi, dan lemari.

Atau anda juga bisa melapisinya dengan karpet di area yang sering dilalui, seperti area pintu masuk dan ruang tamu.

4. Lakukan Pemolesan Secara Berkala

Seiring dengan waktu pemakaian, kilauan alami lantai mamer dapat memudar akibat gesekan dan aktivitas sehari-hari.

Untuk mengembalikan keindahan lantai marmer, tentunya harus dilakukan pemolesan ulang setiap 1 atau 2 tahun sekali.

Ya, cara ini sangat efektif dalam mengangkat noda halus, menutupi pori-pori kecil, serta membuat tampilan lantai marmer terlihat seperti baru lagi.

Dalam hal ini, sebaiknya panggilan jasa professional untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih maksimal.

Demikianlah penjelasan singkat seputar lantai marmer yang meliputi jenis, kelebihan, kekurangan, serta tips perawatannya.

Similar Posts

One Comment

Comments are closed.